Indonesia Pasar ‘Raksasa’ Bagi Bisnis Pendidikan Tinggi Dunia

Posted By DPKA UII    23 March 2012    15:11:24

Indonesia Pasar ‘Raksasa’ Bagi Bisnis Pendidikan Tinggi Dunia

Indonesia merupakan pasar 'raksasa' bagi bisnis pendidikan tinggi dunia. Hal ini tampak dari banyaknya Perguruan Tinggi (PT) asing  yang ingin membuka layanan pendidikannya di Indonesia. Bersama India dan Tiongkok, kedepan Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu sumber utama pertumbuhan ekonomi dunia mengingat besarnya potensi tersebut. Bahkan pada tahun 2030, diprediksi Produk Domestik Bruto (PDB) ketiga negara ini akan melampaui PDB Amerika Serikat dan Eropa.

Seperti disampaikan Kasubdit Kerjasama Perguruan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi RI Purwanto Subroto, Ph.D.  pada acara Sosialisasi dan Workshop Pemetaan Kerjasama Internasional yang diselenggarakan Direktorat Pemasaran, Kerjasama dan Alumni Universitas Islam Indonesia (DPKA UII), Kamis (22/10), di Gedung Kuliah Umum Prof. Sardjito UII. Dalam kesempatan ini turut hadir Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc dan Resident director of ACICIS Indonesia Elena Williams, MA.

Merespon besarnya potensi tersebut, menurut Purwanto Subroto beberapa hal telah menjadi target Kinerja Ditjen Kelembagaan Dikti. Diantaranya adalah dengan mendorong terciptanya inovasi di perguruan tinggi termasuk di PTS. Selain itu, Ditjen Kelembagaan juga mendukung  setidaknya lima PT di Indonesia agar dapat masuk dalam 500 terbaik dunia. Perbaikan layanan perijinan dan penertiban PT dalam rangka melindungi masyarakat juga menjadi target kedepan.

Lebih lanjut disampaikan Purwanto Subroto dihadapan para Dekan dan Ketua Program Studi di lingkungan UII, terdapat perubahan prioritas sasaran strategis Dikti di tahun 2015-2019, yakni peningkatan mutu Pendidikan Tinggi menjadi prioritas pertama dari Rencana Strategis Dikti. Berbeda dengan tahun 2010-2014 dimana prioritas utamanya adalah dalam hal akses.

Purwanto Subroto menuturkan, berbagai upaya telah dilakukan kelembagaannya seperti melalui perluasan peluang kerjasama Perguruan Tinggi. Beberapa diantaranya melalui kesertaan dalam pameran Pendidikan Tinggi dan melalui kegiatan Indonesia Higher Education Expo (IHEE) guna menjaring calon mahasiswa asing ke Indonesia. IHEE sendiri menurutnya  telah dimulai sejak tahun 2012, dan sudah dilakukan di negara Malaysia, Jordan, Mesir, dan Thailand.

Disampaikan Purwanto Subroto, upaya pengembangan kerjasama Akademik perguruan tinggi juga dilakukan Dikti melalui berbagai program hibah. Diantaranya hibah pengembangan Konsorsium keilmuan, hibah Fasilitasi Kerja Sama Internasional (BFKSI) untuk melakukan inisiasi joint degree, double degree, credit transfer/credit earning, Bimtek Kerjasama Akademik  dan hibah Penguatan Kantor Urusan Internasional.